Halmaheranesia – Polemik tidak dilibatkannya Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, dalam rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dilaksanakan pada Senin, 30 Juni 2025, di Kantor Bappelitbangda, diduga karena undangan rapat tak disampaikan secara langsung ke Nasri Abubakar.

Padahal, Nasri merupakan Ketua Tim Pengontrol Capaian PAD Kota Ternate.

Informasi yang dihimpun halmaheranesia, undangan rapat ternyata disebarkan oleh Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokoler (Prokopim) Setda Kota Ternate, Agus Fian Jambak, hanya melalui grup WhatsApp OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tanpa menyampaikan secara langsung kepada Nasri.

“Torang (kami) diundang untuk rapat evaluasi capaian PAD. Rapat dihadiri Sekretaris Rizal Marsaoly. Banyak OPD yang hadir, terutama dinas teknis,” ucap salah satu kepala dinas yang enggan namanya disebut.

Menanggapi situasi ini, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly memberi klarifikasi bahwa pertemuan itu bukan rapat evaluasi PAD, melainkan membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2026.

Namun pernyataan Rizal tersebut tak sesuai dengan isi undangan yang telah beredar, yang dengan jelas mencantumkan bahwa agenda rapat adalah “Evaluasi Capaian PAD” bersama sejumlah pimpinan OPD.

Hingga berita ini ditayangkan, halmaheranesia masih berupaya menghubungi Agus Fian Jambak untuk meminta klarifikasi atas dugaan keterlibatannya dalam polemik ini. Namun yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *