02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Jalan Berlubang di Ternate Makin Banyak, Kadis: Insyaallah Kami Tangani

halmaheranesia
Juli 2, 2025 pada Kabar Daerah
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M Nur Taib. Foto (Iksan Muhammad/halmaheranesia)

Halmaheranesia – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, menyampaikan penanganan infrastruktur jalan dan genangan air dalam kota dilakukan secara bertahap melalui beberapa skema anggaran.

Seperti diketahui, kondisi jalan berlubang terlihat di sejumlah titik di wilayah Kota Ternate. Hal ini kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan atau pengendara.

Menurut Rus’an, jalan-jalan berlubang di sejumlah titik memang sudah mulai ditangani oleh tim Task Force PUPR. Namun, untuk kelanjutan pekerjaan rutin, masih menunggu kedatangan aspal dingin yang telah dipesan.

“Jalan berlubang insyaallah tetap kami tangani lewat Tim Task Force. Beberapa titik sudah dikerjakan, dan lanjutan penanganan rutin masih menunggu aspal dingin,” ujar Rus’an, Selasa, 1 Juli 2025.

Ia menjelaskan, beberapa ruas jalan lainnya akan masuk dalam paket pekerjaan pemeliharaan jalan dalam kota Tahun Anggaran 2025. Saat ini, paket tersebut masih dalam proses tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Selain anggaran APBD, Pemkot Ternate juga mendapat dukungan dana pusat sebesar Rp 30 miliar dari Kementerian PUPR. Dana tersebut merupakan bentuk reward kepada pemkot dan akan digunakan untuk penanganan sekitar 20 ruas jalan dalam kota dengan panjang kurang lebih 15 kilometer.

“Jadi nanti, ruas-ruas jalan itu akan ditangani oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Malut. Inpres penanganannya sudah ditandatangani Presiden. Kami tinggal menunggu pelaksanaan,” jelasnya.

Sementara untuk genangan air, Rus’an menyebutkan, genangan air di kawasan Pandara Kananga sudah berhasil diatasi oleh Tim Task Force dua pekan lalu. Penanganan dilakukan dengan membuat tangkapan resapan air.

“Alhamdulillah untuk genangan di titik Pandara Kananga sudah bisa diatasi lewat sumur resapan yang kami bangun,” terangnya.

Sementara itu, genangan air yang kerap terjadi di kawasan Taman Nukila juga akan ditangani tahun ini. Penanganannya dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan saluran drainase dalam kota yang saat ini masih dalam tahap lelang.

“Kalau proses lelang selesai, kami langsung kerjakan. Insyaallah genangan di Taman Nukila bisa kita atasi,” pungkasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU