Halmaheranesia — Pemerataan pendidikan di Kota Ternate masih menjadi tantangan serius, terutama di tiga kecamatan terluar, yakni Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM).
Kondisi ini menjadi sorotan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, saat menghadiri perayaan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di gedung Duafa Center, Selasa, 9 Desember 2025.
Tauhid menegaskan, kualitas dan pemerataan guru merupakan kunci transformasi pendidikan. Namun hingga kini, distribusi pendidik masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan.
“Ada sejumlah catatan terkait belum meratanya pendidikan, termasuk guru antara satu kecamatan dengan kecamatan lain,” kata Tauhid.
Menurut dia, berdasarkan data Pemkot Ternate, Kecamatan Ternate Tengah, dan Ternate Selatan memiliki jumlah guru jauh lebih banyak dibandingkan kecamatan terluar.
Ketimpangan ini berdampak pada kualitas layanan pendidikan, terutama di wilayah berbasis pulau. Tauhid menyebutkan kondisi geografis menjadi salah satu faktor penghambat.
“Kita coba menyeimbangkan dengan keragaman wilayah, karena Ternate ini berbasis pulau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam upaya mengatasi ketidakmerataan tersebut, Pemkot Ternate menyiapkan sejumlah langkah strategis yakni, Penguatan kompetensi guru secara terstruktur, disesuaikan dengan kebutuhan mata pelajaran di setiap wilayah.
Pemerataan distribusi guru sebagai kebijakan prioritas, termasuk pemberian insentif bagi guru yang bersedia mengajar di wilayah terluar seperti BAHIM.
Memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi regional dan nasional untuk meningkatkan profesionalisme guru. Meningkatkan tata kelola penilaian profesi guru agar mendorong pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Tauhid mengakui, rasio ideal satu guru untuk 11 siswa masih belum terpenuhi. Namun pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan melalui pengaturan kebutuhan guru berbasis kebijakan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Kita akan menggunakan kebijakan daerah dalam mengatur PPPK karena memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menata pemerataan guru,” pungkasnya.





