Halmaheranesia — Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, menggandeng PT Arka Surya Group dalam penyediaan kendaraan listrik untuk mempercepat program Ternate Bebas Emisi dan Go Green.
Kerja sama tersebut menargetkan distribusi hingga 8.000 unit kendaraan listrik secara bertahap. Pada tahap awal, sebanyak 1.000 unit akan dikirim ke Ternate setelah seluruh proses administrasi dan kelengkapan dokumen jaminan fidusia rampung.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi program transisi energi agar kendaraan listrik dapat diakses oleh berbagai kelompok masyarakat.
Menurut Rizal, sasaran program tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga Aparatur Sipil Negara (ASN), pengemudi ojek online, pelaku usaha mikro, hingga tenaga pendidik.
“Pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan dan menerapkan skema koperasi untuk memudahkan akses kepemilikan kendaraan listrik bagi masyarakat dan tenaga kerja lokal,” ujar Rizal saat membuka sosialisasi penyediaan kendaraan listrik di Ternate, Rabu, 16 September 2026.
Direktur Utama PT Arka Surya Group, Herry Hadi, mengatakan pengiriman kendaraan akan dilakukan secara bertahap hingga memenuhi kuota 8.000 unit. Perusahaan juga membuka peluang penambahan pasokan apabila permintaan masyarakat meningkat.
“Kuota pertama sebanyak 1.000 unit akan dikirim setelah dokumen administrasi dan jaminan fidusia selesai,” kata Herry.
Untuk mendukung operasional kendaraan listrik, PT Arka Surya Group turut menyiapkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Menurutnya, penyediaan infrastruktur tersebut menggunakan skema rasio satu titik penukaran baterai untuk setiap 300 unit kendaraan listrik yang beroperasi.
“Langkah ini disiapkan agar kebutuhan energi kendaraan dapat ditunjang seiring bertambahnya jumlah kendaraan listrik di Ternate,” pungkasnya.





