Halmaheranesia – Tahapan seleksi untuk jabatan Direktur dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gaale Ternate mulai bergulir.

Pansel (panitia seleksi) jabatan direktur dan dewas Perumda Ake Gaale terdiri dari unsur pemerintah, yakni Sekretaris Daerah, Rizal Marsaoly, dan Kepala Bappelitbangda, Thamrin Marsaoly, unsur akademisi (Rektor Unkhair dan Rektor UMMU), serta pemerhati air, Zulkifli.

Proses seleksi ini diumumkan melalui Pengumuman Nomor: 01/PANSEL-PDAM/2025 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Direktur dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate tahun 2025.

Kepala Bappelitbangda Ternate, Thamrin Marsaoly, yang juga menjabat Sekretaris Panitia Seleksi mengatakan, seleksi dilakukan oleh tim yang telah ditetapkan oleh Wali Kota Ternate sebagai kuasa pengguna modal.

“Sekarang sudah mulai tahapan seleksi dan dibuka melalui online. Sehingga kepada siapa saja yang memiliki kemampuan bisa mendaftar, karena terbuka untuk siapa saja,” katanya.

Ia melanjutkan, seleksi yang dimulai pertengahan bulan ini akan berlangsung selama satu bulan, dengan target calon direktur dan dewan pengawas baru terpilih sebelum masa jabatan kepengurusan saat ini berakhir.

“Berdasarkan peraturan menteri baru, calon hanya ada satu orang untuk masing-masing jabatan, dan berbeda dengan sebelumnya, keduanya harus direkrut dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif di lingkup Pemerintah Kota Ternate,” jelasnya.

“Karena regulasinya baru, kami mencoba semaksimal mungkin melakukan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah Thamrin.

Menurut dia, persyaratan pendaftar meliputi usia minimal 35 tahun dan maksimal 56 tahun, serta pendidikan minimal Sarjana (S-1).

Thamrin menyebutkan, tahapan seleksi meliputi pendaftaran dan pemberkasan, verifikasi berkas, tes tertulis, tes psikolog, penulisan makalah, serta sesi pembobotan oleh tim seleksi.

Calon direktur juga diharapkan memiliki visi dan program yang selaras dengan RPJMD Kota Ternate, mengingat pelayanan air minum merupakan layanan dasar. Ia menegaskan seleksi ini akan dilaksanakan secara transparan dan adil.

“Dan sampai saat ini, belum ada pendaftar yang masuk, namun kita akan memeriksa kembali informasi terbaru,” tandasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *