Halmaheranesia – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk mengejar pemerataan ekonomi untuk semua lapisan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, dalam perayaan Natal dan Tahun Baru di Gereja Ekklesia GPdI, Desa Lelilef Sawai, Kamis malam, 11 Desember 2025.

Sarbin mengatakan, lonjakan pertumbuhan ekonomi saat ini belum sepenuhnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, Pemprov kini mengarahkan fokus pada program yang langsung menyasar warga.

“Upaya ini sudah menunjukkan hasil, angka kemiskinan turun dari 6,8 persen menjadi 5,18 persen dan inflasi tetap terkendali,” ujarnya.

Namun, kata Sarbin, tantangan baru sudah menunggu di depan mata. Pada tahun fiskal 2026, Maluku Utara diperkirakan menghadapi pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat hingga sekitar Rp 800 miliar.

“Kami akan terus berjuang dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar program strategis tetap berjalan,” katanya.

Untuk meringankan masyarakat menjelang Natal dan tahun baru, Pemprov meluncurkan sejumlah program bantuan. Di antaranya mudik bersubsidi bagi umat Kristiani dalam wilayah Malut, pasar murah di 72 titik, pembangunan 720 rumah layak huni hasil rasionalisasi anggaran, serta penyaluran alat tangkap bagi kelompok nelayan.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *