Halmaheranesia – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Ternate, mulai mematangkan persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 melalui rapat tindak lanjut yang digelar di Kantor Bappelitbangda, Senin, 23 Senin, 2026.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dengan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Pertemuan itu membahas dukungan pemerintah pusat terhadap pelaksanaan agenda nasional JKPI di Ternate.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan rapat difokuskan pada pembahasan poin-poin strategis hasil komunikasi wali kota dengan kedua pejabat kementerian tersebut.

“Hari ini kita diskusikan dengan panitia JKPI tentang poin-poin pertemuan bapak wali kota dengan Wamendagri dan juga Menteri Kebudayaan,” ujar Rizal.

Menurutnya, sejumlah catatan penting mulai dirumuskan untuk memperkuat konsep serta teknis pelaksanaan JKPI ke-12 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 di Ternate.

Pemkot menyiapkan sembilan agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di antaranya Rakernas, festival, simposium pulau-pulau penghasil rempah, gala dinner, city tour, hingga program pendamping bagi istri wali kota.

“Dari sembilan agenda itu masih akan di-breakdown lagi terkait lokasi dan detail kegiatan yang akan dilaksanakan,” katanya.

Rizal menambahkan, tema yang diusulkan dalam forum JKPI 2026 adalah ‘Ternate Epicentrum Rempah Dunia’. Tema tersebut telah disampaikan ke kementerian terkait dan saat ini masih dalam tahap kurasi sebelum difinalisasi.

“Rakernas JKPI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial antar-kota pusaka, tetapi juga momentum strategis untuk mempertegas posisi Ternate sebagai simpul sejarah dan peradaban rempah di tingkat nasional hingga global,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *