Halmaheranesia – Persatuan Olahraga Mareku (Poram FC) menjadi salah satu tim yang turut ambil bagian dalam ajang Gurabati Open Turnamen (GOT) 2025 di Kota Tidore Kepulauan.
Menariknya, Poram FC baru saja merilis jersey terbaru mereka yang sarat makna dan filosofi. Kostum kandang mereka hadir dengan perpaduan warna biru dan putih, dihiasi desain grafis yang mencerminkan identitas budaya Mareku.
Desainer grafis Poram FC, Zahri Masri, menjelaskan bahwa logo bergambar Djuanga atau perahu kora-kora ini melambangkan kekuatan maritim.
Sementara itu, tulisan Laho yang terpampang dalam bentuk font geometris merepresentasikan Sangaji Laho atau simbol dari loyalitas dan kesetiaan, sekaligus menjadi tema utama jersey kandang.
“Ilustrasi gelombang di bagian lengan adalah simbol Ho yang berarti laut, sedangkan motif ombak di bagian pinggang menggambarkan kehidupan masyarakat Mareku yang tinggal di pesisir,” ujar Zahri, Sabtu, 12 April 2025.
Pada bagian leher belakang, terdapat jargon “PORAM JAYA”, terinspirasi dari chant legendaris “Sampai tua, PORAM tetap JAYA”, yang menjadi semangat juang para pemain dan pendukung.
Zahri juga menambahkan bahwa warna biru pada jersey tersebut memiliki kaitan erat dengan identitas kepemimpinan Sangaji Laho dan kedekatan masyarakat Mareku dengan laut.
Tak hanya itu, Poram FC juga merilis jersey tandang berwarna hijau yang dinamakan “LAISA”, yang berarti pertumbuhan dan perkembangan.
“Kostum ini hanya akan digunakan saat mereka bermain sebagai tim tamu,” pungkasnya.
Reporter: Andri R Mansur





