Halmaheranesia – Pemerintah Kota Ternate mulai memberi sinyal penataan ulang birokrasi setelah seluruh rangkaian Uji Kompetensi (Ukom) terhadap 12 pejabat eselon II dinyatakan rampung.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyebutkan hasil Ukom tersebut menjadi salah satu dasar evaluasi kinerja dan potensi pergeseran jabatan pada awal 2026.
Tauhid mengatakan, hasil Ukom telah diterima secara daring (dalam jaringan) melalui sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan sistem tersebut, nilai masing-masing pejabat dapat dipantau secara transparan.
“Hasilnya sudah masuk dan bisa langsung dilihat karena dilakukan melalui sistem BKN. Setelah ini akan kami cek lebih lanjut, termasuk rekam jejak jabatan masing-masing pejabat,” ujar Tauhid, Rabu, 17 Desember 2025.
Meski belum menelusuri secara detail perolehan nilai tertinggi dari peserta Ukom, Tauhid menegaskan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas. Pemerintah daerah, kata dia, akan melakukan verifikasi lanjutan sebelum mengambil keputusan.
Ia mengaku, tidak menutup kemungkinan dilakukannya rotasi atau rolling jabatan pejabat eselon II sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
“Rolling jabatan bisa saja dilakukan pada awal tahun 2026,” ungkapnya.
Jabatan yang mengikuti Ukom di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Inspektorat, Satpol PP, serta sejumlah organisasi perangkat daerah strategis seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, hingga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.





