Halmaheranesia – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menggelar gerakan bersih-bersih lingkungan bertajuk Sigofi Gam secara serentak pada Kamis, 12 Februari 2026.
Program ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, termasuk wilayah terluar Kota Ternate.
Koordinator Program Sigofi Gam, Rizal Marsaoly mengatakan, gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Seluruh Kepala Daerah di Sentul, Jakarta.
Menurut dia, program ini juga sejalan dengan agenda Pemkot Ternate dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Sigofi Gam adalah gerakan bersama. Setiap kampung bertanggung jawab atas kebersihan lingkungannya masing-masing, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga seluruh wilayah Kota Ternate,” ujar Rizal, Selasa, 10 Februari 2026.
Ia menjelaskan, sehari sebelum pelaksanaan kegiatan, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman akan menggelar agenda Rabu Menyapa di Benteng Oranje. Agenda tersebut akan diisi dengan menyapa petugas armada fungsional, lurah, camat, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Puncak kegiatan Sigofi Gam akan dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIT. Seluruh warga di setiap kelurahan dan kecamatan akan terlibat secara kolaboratif, termasuk di wilayah Batang Dua, Moti, dan Hiri.
“Semua pihak akan turun bersama. Masing-masing wilayah mengoordinir kegiatan di lingkungannya. Pihak yang terlibat antara lain TNI-Polri, instansi vertikal seperti perbankan, Telkom, Alfamidi, Indomaret, hingga sekolah-sekolah,” jelasnya.
Rizal berharap gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya bersifat seremonial.
Sementara itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan bakti bersih lingkungan tersebut.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut. Kebersihan adalah hal yang paling utama. Pemerintah hanya sebagai pemantik, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW,” pungkasnya.





