23
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Kapolda Malut Dorong Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal

halmaheranesia
Oktober 22, 2026 pada Kabar Daerah
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia — Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mendorong kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), bagian dari program Quick Wins Kapolri.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate, Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan keterampilan masyarakat sekaligus mewujudkan ruang publik yang aman dan produktif.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPVP Ternate, Eka Cahyana Adi, Direktur Samapta Polda Maluku Utara, Direktur Binmas Polda Maluku Utara, Kepala SPN Polda Maluku Utara, serta sejumlah peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Eka Cahyana Adi menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku Utara beserta rombongan atas kesempatan berdiskusi di BPVP Ternate. Ia menjelaskan, BPVP memiliki tugas meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat melalui berbagai program pelatihan vokasi dan produktivitas.

“Kebutuhan dunia kerja saat ini terus berkembang, sehingga masyarakat harus memiliki kemampuan yang adaptif sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri,” ujarnya.

Menurut Eka, pelatihan tidak hanya dilaksanakan di balai, tetapi juga dapat dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan diselenggarakan langsung di lokasi masyarakat yang membutuhkan. BPVP juga membuka peluang kerja sama untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Program pelatihan tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan keterampilan sehingga masyarakat dapat kembali memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” katanya.

Ia menambahkan, BPVP memiliki beragam program pelatihan yang dapat disesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pertanian, budi daya, kuliner, hingga keterampilan lainnya. Kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk Kepolisian, juga terbuka melalui pelibatan praktisi dan tenaga ahli sesuai bidang masing-masing.

“Untuk wilayah Maluku Utara, kami siap mendukung pelaksanaan pelatihan di berbagai kabupaten dan kota. Pelatihan dapat dilaksanakan secara fleksibel, termasuk melalui metode pelatihan di lokasi atau tempat kerja, sehingga masyarakat tidak harus selalu datang ke balai pelatihan,” jelasnya.

Melalui pola tersebut, pelatihan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan peningkatan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha. Eka berharap kerja sama tersebut terus ditingkatkan guna memperkuat kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara.

Sementara itu, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan zaman.

“Kita perlu membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan Kepolisian. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mengembangkan kewirausahaan, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Arif juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pembangunan sosial dan pemeliharaan keamanan. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba, yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu produktivitas masyarakat.

“Masyarakat yang aman dan kondisi ekonomi yang baik merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, mari kita ciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang,” pungkasnya.

Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan itu, tetapi terus berlanjut, terutama dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dan membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, serta seluruh komponen masyarakat harus bersama-sama mengambil peran. Mari kita manfaatkan potensi yang dimiliki Maluku Utara dengan sebaik-baiknya. Kita dorong masyarakat agar semakin terampil, mandiri, dan mampu bersaing, sehingga pembangunan daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright halmaheranesia
MENU