Halmaheranesia – Basri Salama kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Maluku Utara untuk periode 2025–2030.

Basri terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar Senin malam, 16 Juni 2025, di Gedung Dhuafa Center, Kota Ternate.

Seluruh pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara menyatakan dukungan penuh kepada Basri, tanpa memberikan mandat kepada calon lain.

Dalam sambutannya, Basri menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan bahwa periode kepemimpinannya kali ini akan difokuskan pada konsolidasi internal serta penguatan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.

“Musda ini bukan tujuan akhir, tapi bagian dari mekanisme partai. Yang terpenting adalah bagaimana kita memperkuat kerja nyata dan konsolidasi untuk rakyat,” tegas Basri.

Ia menjelaskan, masa jabatannya sebelumnya sebenarnya telah berakhir pada 21 Mei lalu, namun DPP memperpanjang masa tugasnya untuk menyelenggarakan Musda sesuai arahan ketua umum Hanura.

Di hadapan kader dan peserta Musda, Basri menyoroti pentingnya menjaga integritas dalam politik serta menolak praktik transaksional. Ia mengkritik keras politisi yang menjadikan politik sebagai ajang mencari keuntungan pribadi.

“Kalau masuk politik hanya untuk cari kursi dan hitung-hitungan modal, lebih baik jadi pedagang. Di politik tidak ada politisi kaya. Kalau ada yang kaya, dia bukan politisi, dia pedagang,” tandasnya.

Basri menekankan bahwa politik harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian tertinggi kepada rakyat.

Terkait target politik, pihaknya menargetkan mempertahankan lima kursi di DPRD Provinsi dan meningkatkan perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota dari sebelas menjadi dua puluh.

“Ini saatnya kita satukan langkah. Konsolidasi adalah kunci, dan kerja-kerja politik kita harus menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” pungkas Basri.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *