Halmaheranesia – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate mulai mempersiapkan proses market sounding sebagai tahapan awal pelaksanaan program pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik di Kota Ternate.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dinas Perhubungan Kota Ternate dan DPRD Kota Ternate dengan agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Faizal Baddarudin, mengatakan pemasangan lampu jalan akan dilakukan di Pulau Ternate serta tiga pulau terluar, yakni Pulau Hiri, Pulau Moti, dan Pulau Mayau (Kecamatan Pulau Batang Dua).

Faizal menyebut masing-masing Pulau Hiri, Moti, dan Mayau akan memperoleh sekitar 50 titik lampu penerangan. Sementara itu, di Pulau Ternate pemerintah menargetkan pemasangan sekitar 3.000 titik yang tersebar di ruas jalan lingkar, jalan provinsi, hingga jalan kota.

“Saat ini kami masih mempersiapkan market sounding. Untuk Hiri, Moti, dan Mayau masing-masing sekitar 50 titik, sedangkan di Ternate direncanakan sekitar 3.000 titik yang tersebar di jalan lingkar, jalan provinsi, dan jalan kota,” ujar Faizal.

Menanggapi pertanyaan mengenai alokasi anggaran sebesar Rp11 miliar yang disebut difokuskan untuk kawasan pusat kota, Faizal menjelaskan bahwa anggaran tersebut tidak dibayarkan sekaligus.

Ia menegaskan sistem pembayaran dilakukan secara bertahap berdasarkan capaian progres pekerjaan di lapangan selama satu tahun anggaran.

“Pembayaran tidak langsung Rp11 miliar sekaligus. Pembayaran dilakukan sesuai progres pekerjaan. Misalnya, pada triwulan tertentu, pembayaran dilakukan berdasarkan jumlah titik yang telah selesai dikerjakan,” jelasnya.

Faizal menambahkan, pada tahap awal pelaksanaan pemerintah memang memprioritaskan pelayanan di Pulau Ternate. Namun, jumlah titik yang dipasang akan disesuaikan dengan perkembangan pekerjaan di lapangan sehingga tidak seluruh target dikerjakan dalam satu waktu.

Selain pembangunan penerangan jalan, Dishub Kota Ternate juga memastikan tetap menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait perbaikan fasilitas tambatan perahu di kawasan Tembagapura. Salah satu usulan yang menjadi perhatian ialah perbaikan bagian atap fasilitas tersebut.

“Kami tetap memperhatikan apa yang menjadi permintaan masyarakat, termasuk perbaikan atap di Tembagapura, dan insyaallah akan dipenuhi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga memasukkan rencana perbaikan fasilitas di kawasan Dodoku Ali sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur transportasi dan pelayanan publik di Kota Ternate.

Bagikan:

Andri R. Mansur

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *