Halmaheranesia – Laga Malut United menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Selasa, 17 Desember 2024, berakhir imbang.

Tim asuhan Imran Nahumarury lagi-lagi tak berhasil memetik kemenangan di laga kandang, setelah hasil akhir 2-2.

Jalan Pertandingan

Sejak wasit Candra meniup peluit tandanya dimulai kick off, Malut United dan PSM sama-sama bermain agresif, berusaha mengendalikan jalannya pertandingan.

Menit ke-6, sang mantan PSM, Yance Sayuri, merayakan golnya dari sisi kiri setelah berhasil mengeksekusi umpan lambung Alwi Slamet. Tapi, pesta itu tak berlangsung lama.

Suporter Laskar Kie Raha sontak terdiam sejenak saat PSM langsung mengembalikan keadaan pada menit ke-7. Daisuke Sakai mencatatkan namanya di papan skor usai mendapatkan sedikit sentuhan dari tendangan keras Yuran Fernandes. Bola itu tak berhasil ditangkap M. Fahri.

Menit ke-11, serangan Laskar Kie Raha sempat merepotkan pertahanan yang dijaga ketat Yuran Fernandes dkk. Namun, umpan silang Alwi terlambat disambut Yance.

Saling jual serangan terjadi, intensitas permainan dalam tempo tinggi. Menit ke-15, umpan bek kiri PSM, Victor Luiz hampir saja berbuah gol. Sayangnya belum dapat dieksekusi.

Victor kembali membuat kejutan ketika long ball-nya dapat disambut dengan baik oleh Syahrul R. Lasinari pada menit ke-21. Ia menerobos masuk ke kotak pinalti dan membuat tendangan keras dari sisi kanan, bola pun bersarang ke gawang Malut United, skor menjadi 2-1.

Saat menit ke-30, skema serangan dari sang pengatur lini tengah Laskar Kie Raha, Jorge Correa, sempat membahayakan gawang yang dijaga Muh. Ardiansyah. Hanya saja, umpan terobosannya juga belum berhasil dikonversi menjadi gol.

Di ujung menit akhir babak pertama, kejutan itu datang. Gol sundulan pemain belakang Malut United, Cassio Fernando Scheid akhirnya berbuah gol. Ia memanfaatkan kemelut dari eksekusi bola mati Correa di sisi kiri. Skor menjadi 2-2.

Hingga jeda turun minum, skor tak berubah, masih imbang.

Ketika babak kedua, Malut United dan PSM sudah berusaha saling menekan. Kedua tim sama-sama mengekspose sisi kiri dan kanan serta kerap melakukan skema umpan lambung.

Menit ke-47, tendangan keras Yacob pun masih off target.

Tim asuhan Bernardo Tavares pun gencar membahayakan gawang Malut United. Ia memiliki dua pemain yang kerap menusuk dari kiri dan kanan, yakni Syahrul dan M. Rizki. Skema serangan tim berjulukan Juku Eja nyaris berbuah gol ke gawang M. Fahri. Namun, tendangan keras Daisuke masih terbentur Cassio.

Menit ke-75, Imran memasukkan Frets Butuan dan Tatsuro Nagamatsu, menggantikan Alwi dan Yacob. Namun, pergantian ini belum juga mengubah tekanan dari PSM.

Pada menit ke-82, lemparan ke dalam menghasilkan kemelut di depan gawang Malut United. Bola nyaris jatuh ke dalam gawang, namun sapuan cepat berhasil dilakukan Safruddin Tahar.

Imran kemudian memasukkan Victor Mansaray di menit ke-84 menggantikan Diego Maxima atau Chino. Tekanan balik pun dilakukan Malut United. Akhir waktu normal babak kedua, sebenarnya Cassio hampir saja kembali mencatatkan namanya di papan skor. Hanya saja, umpan silang yang disambutnya masih melambung di atas mistar gawang.

Sampai wasit meniup peluit tanda berakhir pertandingan, skor tak berubah, tetap 2-2. Imran lagi-lagi tak berhasil membawa kemenangan untuk Laskar Kie Raha di Stadion Gelora Kie Raha. Kedua tim harus rela berbagi poin.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *