Halmaheranesia – Upaya pencarian terhadap satu korban tenggelamnya kapal kayu di perairan Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, dinyatakan resmi ditutup.

Korban bernama Wildan merupakan seorang dosen di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair).

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan bahwa pencarian korban telah memasuki hari ke tujuh.

“Pencarian ini sudah memenuhi semua prosedur yang berlaku, namun keberadaan korban tak juga menunjukkan hasil,” kata Iwan, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menyebutkan, upaya pencarian sampai dibagi menjadi lima Search and Rescue Unit (SRU), yang dimulai pada pukul 07.30 hingga 18.00 WIT di hari ke tujuh pun belum membuahkan tanda penemuan korban di sekitar perairan Halsel.

“Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas, pencarian korban kehilangan hanya dalam waktu tujuh hari,” ujar Iwan.

Selain itu, kata dia, berdasarkan hasil briefing bersama Tim SAR Gabungan, dan pihak keluarga korban, bahwa korban dinyatakan hilang. Sementara keluarga korban mengaku sudah menerima serta mengikhlaskannya.

“Untuk itu, kami dari Kantor SAR Ternate beserta jajaran maupun Tim SAR Gabungan mengucapkan turut berbelasungkawa,” pungkasnya.

Bagikan:

Andri R. Mansur

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *