Halmaheranesia — Komisi I DPRD Kota Ternate meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate agar secepatnya mengambil langkah untuk merelokasi pedagang buah ke dalam Terminal Gamalama.
Ketua Komisi I DPRD Ternate, Muzakir Gamgulu, mengatakan pihaknya mendapat banyak keluhan terkait akses jalan masuk ke Terminal Gamalama yang jalurnya berdekatan dengan pasar buah.
Muzakir menyebutkan, bahwa sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), banyak keluhan dan permintaan yang disampaikan oleh Ikatan Solidaritas Sopir Angkutan Penumpang (ISSAP) terkait akses jalan masuk ke terminal yang dinilai terlalu sempit.
“Kami langsung menindaklanjuti hasil RDP dengan Dinas Perhubungan bersama ISSAP. Kemudian, apa yang diminta oleh pihak ISSAP, kami langsung turun lapangan untuk memastikan semua keluhan itu,” ucap Muzakir, Rabu, 20 Mei 2026.
Meski begitu, kata Muzakir, permintaan pihak ISSAP tersebut sejauh ini belum dilaksanakan.
Namun, lanjut dia, berdasarkan pernyataan pihak Dinas Perhubungan, mereka bakal segera menindaklanjuti penataan akses jalan dari pasar buah ke terminal.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti tempat parkir tukang ojek di depan terminal yang dinilai menghambat akses masuk di area tersebut.
“Tempat parkir ojek di depan itu juga harus dilakukan penertiban, sehingga akses orang masuk dari pasar ke terminal menjadi lebih mudah. Kami sudah menunjukkan titik-titik dan aksesnya, sisanya nanti dilaksanakan,” pungkasnya.





