Halmaheranesia – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menerima ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dan KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Penerimaan mahasiswa KKN tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel bersama di halaman Kantor Wali Kota Ternate, Senin, 22 Juni 2026.

Jumlah mahasiswa yang bakal melaksanakan KKN di Kota Ternate sebanyak 1.555 orang. Dari total tersebut, 1.528 terdiri dari mahasiswa Unkhair Ternate, sementara 27 mahasiswa dari KKN-PPM UGM Yogyakarta.

Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, sejumlah pimpinan OPD, camat, lurah, serta jajaran pimpinan dan dosen dari Unkhair maupun UGM.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada kedua perguruan tinggi yang kembali menjadikan Ternate sebagai lokasi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui apel ini, Pemkot Ternate secara resmi menerima mahasiswa KKN dari Unkhair dan UGM. Kami menyampaikan terima kasih karena Kota Ternate kembali dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan KKN,” ucap Tauhid.

Tauhid mengatakan, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN memberikan manfaat yang besar bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

Berbagai program yang dijalankan mahasiswa disebut mampu mendukung upaya penyelesaian sejumlah persoalan yang dihadapi daerah.

“Setiap pelaksanaan KKN yang berlangsung di Kota Ternate selalu memberikan kontribusi yang sangat berari, serta terbukti membantu pemerintah sekaligus memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Tauhid menegaskan program KKN yang dijalankan mahasiswa tidak hanya berfokus pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga mencakup penguatan literasi, pengembangan sektor pariwisata, pertanian, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan berbagai potensi lokal yang dimiliki daerah.

Selain itu, ia juga menyoroti persoalan lingkungan sebagai salah satu tantangan utama yang saat ini dihadapi Kota Ternate. Menurutnya, isu itu tidak hanya menjadi perhatian daerah, tetapi juga telah berkembang menjadi persoalan nasional bahkan global.

“Permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, merupakan salah satu isu perkotaan yang saat ini membutuhkan perhatian serius dari semua pihak,” tegasnya.

Sehingga itu, kata Tauhid, pelaksanaan KKN menjadi momentum yang sangat strategis untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.

Tauhid menilai kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kota Ternate, Unkhair Ternate, maupun UGM Yogyakarta, merupakan bentuk kolaborasi yang kuat dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah.

“Kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang tata kelola sampah yang benar, sehingga kesadaran kolektif terhadap lingkungan dapat terus meningkat,” ujarnya.

Tauhid berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan masa KKN secara optimal dengan menghadirkan program-program yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lanjut Tauhid, pelaksanaan KKN diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran sekaligus pengabdian yang menghasilkan solusi bagi berbagai kebutuhan pembangunan daerah.

“Kehadiran ribuan mahasiswa tersebut diharapkan bisa memperkuat upaya mewujudkan Kota Ternate yang berdaya saing, berkelanjutan, serta responsif terhadap berbagai tantangan pembangunan di bidang lingkungan, literasi, dan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Tauhid.

Bagikan:

Andri R. Mansur

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *