Halmaheranesia – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen melakukan kunjungan sekaligus audiensi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, di Blok C Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Pertemuan strategis tersebut membahas sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat serta kesejahteraan tenaga medis.
Dalam audiensi itu, Wali Kota didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSD Tidore, dan Wakil Direktur RSD Tidore.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam sistem kesehatan nasional, yakni berfokus pada upaya menjaga masyarakat agar tetap sehat, bukan sekadar mengobati orang yang sakit.
“Kita harus bikin kesehatan bagus dengan cara menjaga masyarakat tetap sehat. Saat ini, 80 persen anggaran Kemenkes habis untuk mengurus orang sakit. Tantangan kita ke depan adalah bagaimana caranya membuat orang tidak gampang sakit,” kata Budi.
Meski mengakui adanya efisiensi anggaran, Budi menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan tetap memastikan program-program prioritas peningkatan mutu layanan kesehatan akan terus berjalan. Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang tangguh, Kemenkes telah menyiapkan peta jalan yang berfokus pada pemerataan fasilitas serta peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan.
“Dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Kemenkes merencanakan beberapa inisiatif besar, seperti melengkapi sekitar 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia dengan alat laboratorium untuk pemeriksaan darah dan urine, mesin USG, serta peralatan kesehatan gigi,” ungkapnya.
Budi juga menambahkan, bantuan tersebut mencakup dukungan operasional dan fasilitas bagi seluruh puskesmas, renovasi terhadap 450 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta pemberian insentif tambahan bagi dokter gigi dan dokter umum, melanjutkan program insentif yang sebelumnya telah diberikan kepada dokter spesialis.
Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi atas komitmen Kementerian Kesehatan RI dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di daerah. Ia optimistis berbagai kendala pelayanan medis di Kota Tidore Kepulauan akan segera memperoleh solusi konkret pada tahun-tahun mendatang.
“Apa yang menjadi kendala kesehatan di daerah dipastikan akan diperhatikan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun mendatang. Terkait tunjangan dan pendapatan dokter yang disampaikan oleh Menkes, itu juga akan menjadi prioritas,” ujar Muhammad Sinen.
Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan itu juga mengapresiasi keterbukaan Kementerian Kesehatan dalam menerima serta mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.
Ia berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal yang positif dalam peningkatan infrastruktur kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Tidore Kepulauan.
“Alhamdulillah, bisa langsung bertemu dengan Menteri Kesehatan beserta jajaran, mulai dari Sekjen, para Dirjen, hingga para Direktur. Apa yang kami sampaikan direspons dengan baik oleh Menteri dan jajarannya. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk Tidore ke depan,” pungkasnya.





