Halmaheranesia – Seorang pemuda bernama Deri Derius Deis Nyonyie (21), warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara, yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan hutan desa tersebut, berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi selamat pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Operasi pencarian dilakukan setelah korban diketahui meninggalkan rumah pada Minggu sekitar pukul 10.00 WIT. Hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali sehingga keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar rumah dan area perkebunan Desa Sukamaju.
Informasi mengenai keberadaan korban kemudian diperoleh pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 17.00 WIT. Seorang sopir angkot mengaku melihat korban di sekitar kawasan hutan Desa Sukamaju. Namun, ketika hendak didekati, korban justru melarikan diri dan masuk lebih jauh ke dalam hutan.
Keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Pos SAR Tobelo untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
Kepala Pos SAR Tobelo, Rudin Jr, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, pada hari kedua pelaksanaan operasi SAR, Jumat, 14 Agustus 2026, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) sesuai dengan rencana operasi.
“Pencarian dilakukan di sejumlah sektor yang telah ditentukan, termasuk dengan berkoordinasi bersama masyarakat di sekitar area perkebunan untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan korban,” ujar Rudin.
Menurut Rudin, upaya pencarian baru membuahkan hasil pada pukul 13.45 WIT. Tim SAR Gabungan menerima informasi dari On Scene Coordinator (OSC) bahwa korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Sektor 3 Search Area.
“Korban ditemukan sekitar 4,5 kilometer arah barat laut dengan azimut dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK),” katanya.
Setelah ditemukan, kata dia, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Desa Sukamaju. Sekitar pukul 14.45 WIT, tim bersama korban tiba di desa dan selanjutnya menyerahkan korban kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia (KMM) satu orang hilang tersebut dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” ungkapnya.
“Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkasnya.
Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat meliputi Tim Rescue Pos SAR Tobelo, Babinsa Togoliua, Bhabinkamtibmas Togoliua, BPBD Halmahera Utara, SAR Hidayatullah, masyarakat setempat, serta keluarga korban.





