Halmaheranesia — Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman memimpin acara pelepasan official delegation tim Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Maluku Utara yang akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berburu atau Boar Hunter Series 4 Tahun 2026 di Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

Pelepasan tim tersebut berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, di Royal Resto Ternate.

Dalam sambutannya, Kapolda mengingatkan kepada perwakilan atlet agar selalu menjaga kedisiplinan, kemampuan teknis, serta menerapkan prosedur keselamatan selama mengikuti kegiatan berburu.

Arif menilai, kegiatan berburu dengan senjata api membutuhkan pendidikan dan kualifikasi khusus. Menurutnya, tidak semua orang dapat menggunakan senjata api dengan risiko yang dikelola secara disiplin dan bertanggung jawab.

“Ini khususnya kepada peserta berburu. Terbukti, kunci utama adalah disiplin,” kata Arif pada Senin, 31 Agustus 2026.

Ia mengaku, kedisiplinan menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dalam kegiatan berburu. Peserta disarankan agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, terutama dalam memastikan sasaran yang ditembak.

“Kalau kita ragu-ragu, jangan ditembak. Kita harus hati-hati,” ujarnya.

Dirinya mendorong, ke depan Perbakin Maluku Utara agar lebih aktif mengembangkan berbagai cabang olahraga menembak. Kata dia, potensi olahraga tersebut cukup besar untuk meningkatkan prestasi daerah, terutama melalui pengembangan atlet sejak usia muda.

“Potensinya cukup tinggi. Kalau kita mau kembangkan, banyak cabang yang bisa kita raih,” katanya.

Sementara itu, Yusri AR, Ketua Harian Perbakin Malut, menyebutkan ada sekitar 5 atlet rider yang akan mewakili Maluku Utara mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berburu atau Boar Hunter Series 4 Tahun 2026.

Ia mengaku, dalam agenda kejurnas kali ini setiap rider ditugaskan untuk berburu hewan babi yang merupakan bagian dari hama yang berada di Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

“Ajang ini sebenarnya target perburuannya adalah babi. Jadi tujuannya mengurangi hama babi disana,” pungkasnya.

Bagikan:

Musmaulana

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *