Halmaheranesia – Sekretariat DPRD Kota Tidore Kepulauan meluncurkan dua inovasi unggulan untuk penguatan fungsi perencanaan dan penyerapan aspirasi masyarakat pada Kamis, 11 Juni 2025.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Tidore Kepulauan, Rudy Ipaenin, mengatakan dua inovasi tersebut di antaranya Optimalisasi Pengelolaan Pokir DPRD Bersinergi (OPS) dan Pengaduan DPRD.

“Kami melakukan terobosan ini bertujuan untuk memperkuat kinerja lembaga legislatif serta memperluas akses layanan publik yang menyasar pada penguatan fungsi perencanaan dan penyerapan aspirasi terhadap warga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, inovasi pertama ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD dengan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam dokumen RKPD dan RPJMD.

“Tentunya bahwa kami hadirkan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari transformasi layanan kelembagaan DPRD yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” kata Rudy.

Maka dari itu, kata dia, pendekatan ini dirancang untuk memastikan agar aspirasi masyarakat yang tertampung dalam Pokir tidak berjalan sendiri, melainkan selaras dengan visi pembangunan jangka menengah maupun tahunan daerah.

Rudy juga menuturkan, sementara inovasi kedua terkait Pengaduan DPRD untuk menghadirkan sistem pelaporan dan aspirasi masyarakat secara daring melalui laman www.pengaduandprd.com.

Melalui platform ini, warga Kota Tidore dapat menyampaikan keluhan, permintaan informasi, hingga ide-ide konstruktif kepada DPRD tanpa hambatan ruang dan waktu. Inovasi ini diyakini akan meningkatkan interaksi antara masyarakat dengan wakil rakyat secara lebih terbuka dan responsif.

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan lembaga DPRD yang tidak hanya kuat secara fungsi, tetapi juga dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Inovasi ini adalah wujud nyata dari komitmen itu,” pungkasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *