Halmaheranesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengapresiasi Kelompok Tani Pelopor Gurabati yang sukses melaksanakan panen raya jagung. Kesuksesan ini merupakan wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, mengatakan panen raya ini mencerminkan semangat dan kerja nyata para petani untuk mengembangkan pertanian secara langsung di Kota Tidore, khususnya Kelurahan Gurabati.

“Saya melihat bahwa para petani pelopor untuk mendukung program pemerintah dalam ketersediaan pangan. Dengan jagung kering ini, kita bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan masyarakat,” kata Ahmad Laiman, Jumat, 10 Oktober 2025.

Ia menuturkan, pihaknya memiliki visi-misi untuk mewujudkan Kota Tidore yang aman, nyaman, dan ramah untuk semua orang, yakni di dalamnya juga terdapat beberapa sektor yang nantinya dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tidore.

“Kami terus mendorong tiga sektor unggulan yang harus dikembangkan, di antaranya pariwisata, pertanian dan perikanan, sehingga tiga sektor ini sangat membantu masyarakat Kota Tidore kedepan, khususnya di Kelurahan Gurabati ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Pelopor Gurabati, Husen Bin Syeh Abubakar, menambahkan lahan kosong yang terdapat di Kelurahan Gurabati saat ini sedang diupayakan untuk dijadikan lahan pertanian.

Sehingga itu, kata dia, diharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Tidore, terutama masyarakat Kelurahan Gurabati agar bersama-sama menyukseskan program pemerintah melalui pengembangan sektor pertanian.

“Potensi tanah di wilayah Tidore sangat besar, namun demikian para petani masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait dengan kebutuhan alat-alat pertanian, pupuk, serta obat-obatan tanaman,” ucap Husen.

Ia berharap, adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, sehingga terus mendukung dan memerhatikan kesejahteraan para petani di Kota Tidore.

“Kami juga meminta pemerintah daerah dapat memerhatikan jalan-jalan tani yang ada di wilayah Kota Tidore, karena perbaikan jalan tani sangat diperlukan agar para petani lebih mudah dalam proses panen dan pengangkutan hasil pertanian,” pungkasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *