Halmaheranesia – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, pada Jumat, 7 November 2025 meresmikan satu unit gudang Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Aksata Cendekia Nusantara untuk Program Makan Bergizi gratis (MBG) di Kelurahan Ome, Kecamatan Tidore Utara.
Muhammad Sinen menegaskan, bahwa SPPG di wilayah Kota Tidore harus benar-benar memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur serta memberikan yang terbaik kepada penerima manfaat. Ia berharap, SPPG di wilayah Kota Tidore menjadi contoh bagi SPPG kabupaten/kota di Maluku Utara.
“Kita harus memberikan pelayanan yang prima mulai dari proses awal sampai ke penyaluran terhadap para penerima manfaat, memerhatikan kebersihan sangat penting. Sehingga MBG ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.
Menurutnya, program MBG merupakan inisiatif strategis dari pemerintah pusat yang bertujuan mulia, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini melalui pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang.
“Angka stunting di Kota Tidore pada tahun 2024 turun menjadi 15.6 persen. Insyaallah dengan adanya makanan bergizi gratis yang tersebar di setiap sekolah yang ada di Kota Tidore, bisa membantu pemerintah daerah untuk menekan angka stunting,” kata Muhammad Sinen.
Sementara itu, Ketua Yayasan Aksata Cendekia Nusantara, Muhammad Chairul, mengaku program tersebut merupakan bagian dari inisiatif strategis mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Alhamdulillah, program ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan yang luar biasa dari berbagai pihak,” kata Muhammad Chairul.
Ia menuturkan, dapur pelayanan gizi ini dibangun sesuai dengan aturan dan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Dapur ini, kata dia, merupakan dapur kedua yang telah beroperasi dari total tiga dapur yang dibangun di Kota Tidore, sebelumnya telah dilakukan launching di Oba Tengah, dan satu dapur lainnya berlokasi di Tidore Timur di bawah naungan Yayasan Ananta SMS Nusantara.
“Kami berharap keberadaan dapur pelayanan pemenuhan gizi ini dapat memberi manfaat yang luas, khususnya bagi anak-anak sekolah di Kecamatan Tidore Utara. Kami mengajak seluruh pihak untuk menjaga, mendukung, dan mengawal bersama keberlangsungan program MBG. Demi kesehatan dan masa depan generasi penerus kita,” pungkasnya.





