Halmaheranesia – Ribuan warga tumpah ruah menyambut kedatangan plakat sang Pahlawan Nasional, Sultan Zainal Abidin Sjah ketika tiba di Pelabuhan Rum, Kota Tidore Kepulauan.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, saat memberi sambutan pada acara syukuran penganugerahan pahlawan di eks kediaman Gubernur Provinsi Irian Barat, menuturkan rasa haru serta bangga.

Bagi Muhammad Sinen, peran Tidore pada masa lalu bukanlah sebuah cerita turun-temurun belaka, tapi kisah heroik tersebut adalah sebuah fakta nyata telah terungkap, tepat pada 10 November lalu.

“Penganugerahan gelar pahlawan nasional tidaklah mudah, banyak hal yang telah kita lakukan sehingga kita berhasil memperjuangkan penganugerahan pahlawan nasional kepada almarhum Sultan Zainal Abidin Sjah,” kata Muhammad Sinen.

Ia juga memberi apresiasi kepada seluruh pihak bahwa keberhasilan tanpa adanya persatuan tidak akan mungkin dapat terealisasi, sehingga diharapkan agar kekompakan dan kerja sama ini terus dipertahankan untuk Kota Tidore yang lebih maju.

“Penganugerahan ini adalah sebuah perjuangan panjang dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga seluruh masyarakat Kota Tidore, karena upaya ini juga merupakan buah dari kesabaran dan kerja keras dari kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, ahli waris dari mendiang Sultan Zainal Abidin Sjah, Prof Mahmud Arifin Raimadoya, menyatakan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore yang telah berjuang sepenuhnya untuk mengusulkan Sultan Zainal Abidin Sjah sebagai pahlawan nasional.

“Saya juga berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, telah memberikan gelar pahlawan ini, kepada pemerintah provinsi dan khususnya kepada Pemerintah Kota Tidore yang sepenuhnya berjuang sehingga gelar pahlawan terealisasi dengan baik,” ucapnya.

“Penganugerahan pahlawan nasional ini kami keluarga tidak ada yang mengambil apapun dalam penganugerahan ini. Untuk itu kami menyerahkan segala memorabilia kepada Pemerintah Kota Tidore, sehingga kedepan nanti para anak cucu mungkin ingin melihat memorial almarhum Jou Sultan Zainal Abidin Sjah sebagai pahlawan nasional. Agar bisa mengunjungi Kota Tidore,” sambungnya.

Sultan Tidore, H. Husain Alting Sjah, menambahkan bahwa gelar pahlawan nasional kepada Almarhum Sultan Zainal Abidin Sjah ini bukan hanya kebanggaan keluarga maupun orang Tidore saja, namun ini merupakan kebanggaan masyarakat Maluku Utara.

“Mari kita jadikan gelar pahlawan kepada Sultan Zainal Abidin Sjah ini sebagai inspirasi untuk meraih masa depan dan memberikan yang terbaik untuk daerah ini,” kata Husain Alting Syah.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menambahkan negeri kecil yang meski tidak terlihat di peta nasional ini dapat melahirkan tokoh-tokoh hebat dengan sejarah masa lampau yang sangat luar biasa untuk NKRI.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengapresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore atas perjuangannya. Semoga ini menjadi sebuah inspirasi bagi generasi muda untuk terus membangun Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore Kepulauan,” jelasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *