Halmaheranesia – Upaya pencarian terhadap satu korban tenggelamnya kapal di perairan Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU).

Ia mengaku SRU 1 Rubber Boat Basarnas bersama Kapal KPLP KNP 5124 melaksanakan pencarian di pesisir Desa Bibinoi dengan luas area pencarian hingga ± 56 Nm. SRU 2 yakni Rubber Boat Polair melakukan pencarian di perairan sebelah utara Desa Bibinoi dengan luas area ± 70 Nm.

Sementara SRU 3, kata dia, yaitu Rubber Boat BPBD melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga sejauh ± 35 Nm, serta SRU 4 longboat masyarakat melaksanakan pencarian dengan luas area ± 66.5 Nm, yaitu di perairan Desa Tutupa, Sayoang, Tabapoma, Tawa, hingga ke perairan Desa Tomara.

“Namun pencarian hingga sore hari pukul 18.00 WIT korban belum ditemukan sehingga operasi SAR hari keempat dihentikan sementara. Tim akan melanjutkan pencarian pada hari kelima sesuai rencana operasi yang telah dibuat,” kata Iwan, Senin, 26 Januari 2026.

“Unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut di antaranya, Tim Rescue Unit Siaga SAR Halsel. Polres Halsel, Polairud Res Halsel, Pos AL Halsel, Dinas Perhubungan Halsel, KPLP Halsel, BPBD Halsel, Unkhair Ternate, potensi SAR lainnya, dan masyarakat setempat,” jelasnya.

Sekadar diketahui, satu korban dalam pencarian tersebut adalah Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, bernama Wildan, asal Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan.

Sementara sebanyak 57 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, dan satu balita meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut.

Bagikan:

Andri R. Mansur

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *