Halmaheranesia – Ikatan Alumni Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menggelar musyawarah besar yang dirangkaikan dengan reuni akbar di Gedung Rektorat UMMU, Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan bertema “Kontribusi untuk Tambang Berkelanjutan” ini dihadiri ratusan alumni serta mahasiswa Teknik Pertambangan.
Selain menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan, momen tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi mengenai peran alumni dalam mendorong praktik pertambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Maluku Utara.
Dekan Fakultas Teknik UMMU, Husaen Salahu, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah besar dan temu alumni tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kuatnya ikatan emosional antara civitas akademika dan para lulusan.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Kekompakan dan solidaritas antara mahasiswa dan alumni Teknik Pertambangan UMMU sampai hari ini masih terjalin dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IKA Tambang UMMU, Aliyusra Jolo, mengatakan musyawarah dan reuni akbar ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum pembenahan organisasi alumni.
Menurutnya, IKA Alumni Tambang sudah seharusnya kembali pada peran dan prinsip awal, karena penggerak utama organisasi berada di tangan para alumni.
Ia menjelaskan, dirinya dipercaya memimpin IKA Alumni Tambang berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat bersama.
“Data alumni tambang saat ini sekitar 600 orang lebih. Karena itu, kekeluargaan harus terus diperkuat dan format organisasi perlu diperbaiki kembali, sebab AD/ART masih belum tertata dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mengaku telah menjalankan sejumlah program penting sejak dipercaya memimpin IKA Alumni, di antaranya diskusi rutin dan gelar temu alumni.
“Semua ini terlaksana berkat kontribusi alumni dan mahasiswa yang selama ini ikut membantu menjalankan roda organisasi IKA Alumni Tambang hingga sekarang,” pungkas Aliyusra.





