Halmaheranesia – Komitmen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam membangun sepak bola daerah melalui pembinaan berkelanjutan mulai menunjukkan hasil nyata.
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), pemerintah daerah menggagas kompetisi berjenjang dengan menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Program ini juga diperkuat dengan kehadiran Malut Selection sebagai wadah pencarian dan pengembangan bakat muda.
“Kami sangat mengapresiasi dan berkomitmen membangun sepak bola Maluku Utara melalui Dispora, bekerja sama dengan KONI dan PSSI dalam menggelar turnamen berjenjang. Malut Selection juga menjadi wadah scouting bakat muda menuju pesepak bola profesional asal Maluku Utara,” ujar Sherly.
Hasil dari pembinaan tersebut mulai terlihat dengan terpilihnya tiga pemain asal Maluku Utara dalam skuad Timnas Pelajar U17 binaan Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI).
Mereka akan menjadi bagian dari 35 atlet yang berlaga di ajang Mikasa U17 International Youth Cup 2026 dan Volt 11 Eleven International 2026 di Bangkok, pada 23–29 Maret 2026.
Tim asuhan Budiman Yunus itu dilepas langsung oleh Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, dalam suasana hangat open house Idulfitri di Jakarta.
Pelepasan berlangsung khidmat dengan prosesi mencium Bendera Merah Putih yang diiringi lagu “Padamu Negeri”, sebagai simbol semangat nasionalisme sebelum bertanding di level internasional.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Bustami Zainudin, legenda sepak bola Indonesia Rully Nere, Pembina BLiSPI Teguh Raharjo, serta Sekjen BLiSPI Yessi Yunita.
Ketua DPD RI menegaskan bahwa pengalaman bertanding di level internasional sangat penting dalam membentuk mental dan kualitas pemain muda.
“Harus yakin menang. Tidak ada opsi lain,” tegasnya.





