Halmaheranesia – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menemui langsung Altaf, seorang siswa asal Kota Ternate yang sempat viral di media sosial karena kefasihannya berbahasa Inggris, Rabu, 25 Maret 2026.
Pertemuan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari seorang ibu yang menyampaikan bahwa Altaf tidak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga mengalami perundungan dari sejumlah teman sebayanya.
Laporan itu disampaikan dalam sebuah kegiatan di Bela Hotel Ternate. Menanggapi hal tersebut, Sherly segera meminta agar Altaf dihadirkan untuk berdialog langsung dengannya.
Dalam pertemuan itu, Sherly menggali motivasi Altaf dalam belajar bahasa Inggris. Altaf mengaku memiliki keinginan untuk bisa berkomunikasi dengan warga asing serta bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri, termasuk ke Spanyol.
“Dengan bisa berbahasa Inggris, itu akan membantu kamu di masa depan. Apa yang kamu lakukan sekarang adalah investasi untuk dirimu,” ujar Sherly.
Altaf juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap menerima komentar negatif dari teman-temannya. Ia bahkan sering dipertanyakan alasan belajar bahasa Inggris hingga membuatnya merasa tidak nyaman.
Menanggapi hal tersebut, Sherly menasihati Altaf agar tidak terpancing dengan komentar yang tidak membangun.
“Dalam hidup ada yang namanya ‘noise’, hal-hal yang tidak penting. Kamu tidak perlu menjawabnya, cukup terus lakukan apa yang kamu lakukan,” katanya.
Sherly juga memberikan apresiasi atas semangat belajar mandiri yang ditunjukkan Altaf. Menurutnya, kemampuan yang dimiliki Altaf saat ini merupakan bekal penting untuk masa depan.
“Saya sangat bangga denganmu. Kamu sudah berada di jalur yang tepat untuk berhasil,” tambahnya.
Selain memberikan dukungan, Sherly juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melakukan perundungan terhadap mereka yang sedang belajar dan mengembangkan diri.
“Kalau tidak bisa berbahasa Inggris, jangan membuli yang bisa. Dan bagi yang sedang belajar, teruskan saja, jangan berhenti,” pungkasnya.





