Halmaheranesia – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, secara resmi meluncurkan aplikasi sistem pembayaran pajak non tunai Simponi Tidore yang diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tidore Kepulauan bekerja sama dengan Bank Maluku Malut, pada Rabu, 17 Juni 2026.

Aplikasi Simponi merupakan bentuk nyata inovasi daerah dalam mengawal transparansi serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Tidore Kepulauan. Peluncuran aplikasi tersebut berlangsung di kawasan wisata Pantai Tugulufa, Tidore.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mengatakan transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, cepat, dan tepat, khususnya di sektor pengelolaan pendapatan daerah.

“Peluncuran aplikasi ini merupakan inovasi nyata untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya. Mulai dari proses pelaporan, perhitungan, hingga pembayaran pajak daerah dapat dilakukan secara real time dan berbasis online,” ungkapnya.

Ia berharap sistem digital tersebut dapat meningkatkan PAD melalui tata kelola yang lebih efektif dan meminimalisasi kebocoran. Selain itu, sistem ini juga memberikan kemudahan dan transparansi kepada masyarakat dalam bertransaksi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, modern, dan akuntabel di Kota Tidore Kepulauan.

“Dengan adanya sistem ini, saya meminta camat, lurah, kepala desa, hingga para pelaku usaha turut mengambil peran dalam memberikan edukasi serta melakukan sosialisasi agar mudah dipahami masyarakat secara luas,” kata Muhammad Sinen.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila, menambahkan bahwa Kota Tidore Kepulauan merupakan salah satu daerah yang menunjukkan akselerasi luar biasa dalam berbagai inovasi terkait intensifikasi transaksi pemerintah daerah.

Menurutnya, aplikasi sistem pembayaran pajak non tunai Simponi Tidore merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Bank Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, khususnya Bapenda, atas komitmen dan upaya yang terus dilakukan dalam mempercepat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Kami berharap inovasi ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat tata kelola pemerintahan,” ujar Handi.

Kehadiran aplikasi tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.

“Sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan daerah. Inovasi ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendorong transformasi digital di daerah,” pungkasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *