Halmaheranesia – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate secara resmi memulai persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2026 melalui pembentukan panitia pelaksana. Agenda tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Bappelitbangda, Selasa, 14 Juli 2026.
Agenda itu dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, didampingi Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, dan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly. Rapat turut dihadiri para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, kepala bagian, serta camat se-Kota Ternate.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dalam rapat tersebut mengatakan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ternate, Firman Mudaffar Sjah, dipercaya sebagai Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Menurut Tauhid, mengingat kondisi fiskal daerah yang masih dinamis, pihaknya meminta panitia menyusun konsep kegiatan yang efektif, adaptif, dan selaras dengan kemampuan keuangan daerah tanpa mengurangi makna maupun semangat peringatan Hari Kemerdekaan.
“Alhamdulillah, kepanitiaan peringatan HUT RI ke-81 telah terbentuk dan saudara Firman Mudaffar Sjah selaku Direktur PDAM Kota Ternate dipercaya sebagai ketua panitia,” ucap Tauhid.
Melalui pembentukan kepanitiaan tersebut, kata dia, Pemkot Ternate berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dikemas secara sederhana dan efisien.
Namun, lanjut Tauhid, perayaan tersebut tetap mampu membangkitkan semangat nasionalisme, mempererat persatuan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Tauhid menyatakan, bagi Pemkot Ternate, peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat semangat kebangsaan.
“Kemudian meningkatkan rasa persatuan serta membangun komitmen bersama antara pemerintah, aparatur sipil negara, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,” jelasnya.
Menurutnya, Pemkot Ternate terus menegaskan komitmen untuk memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus membangun semangat kebangsaan sebagai fondasi utama.
“Selain itu, kami juga berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.





