Halmaheranesia – Risbal Manan secara resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Kesehatan Lingkungan (IAKL) Poltekkes Kemenkes Ternate periode 2026–2029 melalui Musyawarah Besar (Mubes) III yang digelar di Kampus Poltekkes Kemenkes Ternate, Sabtu (18/7/2026).

Forum tertinggi alumni yang berlangsung selama dua hari itu menjadi momen penting untuk mempererat ukhuwah antarsesama alumni sekaligus melaksanakan regenerasi kepemimpinan di internal alumni Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Ternate.

Dalam kesempatan tersebut, Risbal terpilih melalui mekanisme pemilihan yang demokratis setelah berhasil meraih suara terbanyak, mengungguli kandidat lainnya.

Mengusung visi “Bersama Alumni untuk Masyarakat Sehat dan Lingkungan yang Lestari”, Risbal menyebut amanah yang diberikan kepadanya merupakan bentuk tanggung jawab kolektif seluruh alumni.

Risbal juga menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi alumni yang solid, profesional, inovatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi alumni, almamater, serta masyarakat.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui visi kepengurusan, yakni mewujudkan Ikatan Alumni Kesehatan Lingkungan yang solid, profesional, inovatif, dan berdaya guna dalam mendukung pengembangan alumni, almamater, serta peningkatan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Risbal, keberadaan organisasi alumni tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarlulusan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan profesi kesehatan lingkungan.

“Ikatan alumni harus menjadi rumah bersama bagi seluruh lulusan. Organisasi ini harus mampu memperkuat silaturahmi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta menjadi mitra strategis bagi almamater dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, kata dia, tentu dibutuhkan peran serta dan loyalitas seluruh pengurus organisasi yang nantinya dibentuk guna memastikan seluruh program yang diusung dapat berjalan dengan baik.

Sebagai langkah awal, hal yang akan dilakukan adalah mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang aktif di antara seluruh alumni agar tercipta jaringan yang kuat dan saling mendukung.

“Selanjutnya, kami akan meningkatkan kompetensi alumni melalui pelatihan, seminar, dan berbagai kegiatan pengembangan profesional guna menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan mendorong keterlibatan alumni dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial profesi.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun sistem informasi dan basis data alumni yang akurat, terintegrasi, serta mudah diakses sebagai fondasi organisasi.

“Pengurus yang nanti dibentuk harus mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif sehingga seluruh alumni dapat berperan aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program,” paparnya.

Risbal berharap kepengurusan yang baru mampu menjadi penggerak lahirnya berbagai program yang bermanfaat dan berkelanjutan sehingga organisasi alumni tersebut tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat di sektor kesehatan.

“Organisasi ini harus mendukung kemajuan almamater serta berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Hal itu hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh alumni,” pungkasnya.

Bagikan:

Andri R. Mansur

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *