Halmaheranesia — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar pertemuan dengan investor asal Taiwan untuk mendukung pengembangan sektor perikanan, Selasa, 18 Agustus 2026.

Investor tersebut akan bekerja sama dengan Induk Koperasi Unit Desa (KUD) dengan menyiapkan sejumlah fasilitas, baik untuk penangkapan maupun pengelolaan hasil laut.

Asisten II Setda Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, mengatakan investor tersebut juga akan bekerja sama dengan koperasi nelayan yang ada di Morotai.

“Jadi mereka akan menyiapkan segala fasilitas yang berkaitan dengan penangkapan ikan, baik alat tangkap, kapal, serta fasilitas di darat seperti cold storage dan lain sebagainya,” ujar Ahdad Hi Hasan, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurutnya, selain membangun sejumlah sarana dan prasarana, investor tersebut juga akan mendampingi koperasi nelayan untuk memaksimalkan pemasaran hasil perikanan hingga ke luar negeri.

“Nanti hasil dari koperasi itu ditindaklanjuti oleh investor untuk dijual atau dibawa ke luar negeri sebagai bahan ekspor,” jelasnya.

Ia mengaku, saat ini pihaknya telah menjaring satu koperasi nelayan di Desa Daeo, Kecamatan Morotai Selatan, yang dinilai berpotensi untuk mendapatkan dukungan dari investor asal Taiwan tersebut.

“Untuk saat ini di koperasi Daeo, selanjutnya kemungkinan bisa berkembang (di koperasi lainnya). Yang jelas, para investor yang datang itu akan mendampingi koperasi agar hasil dari nelayan Morotai ini bisa langsung diekspor,” terangnya.

Ia berharap kolaborasi dengan investor tersebut dapat direalisasikan secepatnya. Rencana pembangunan sejumlah fasilitas pendukung ekspor ikan tuna itu pun disambut baik oleh Pemkab Pulau Morotai.

“Apalagi investor itu kan memfasilitasi koperasi kita yang ada di Morotai. Jadi kami berharap ini sesegera mungkin agar asas manfaatnya dapat diterima oleh masyarakat, baik anggota koperasi maupun masyarakat secara umum,” pungkasnya.

Bagikan:

Risaldi S.

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *