28
Oktober
2026
Rabu - : WIB

Mahasiswa FIB Unkhair Soroti Program Prabowo hingga Industri Tambang yang Merusak

Andri R. Mansur
Oktober 28, 2026 pada Kabar Daerah
Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unkhair menggelar aksi di kantor DPRD Kota Ternate. Foto (Andri R Mansur/halmaheranesia)

Halmaheranesia – Puluhan mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) menggelar aksi refleksi dalam rangka memperingati momentum Hari Sumpah Pemuda. Aksi ini berlangsung di kantor DPRD Kota Ternate, Rabu, 28 Oktober 2026.

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran yang telah berjalan selama dua tahun.

Koordinator aksi, Muhammad Tamhier Tamrin, mengatakan persoalan kesejahteraan guru, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat adat menjadi catatan penting untuk terus disuarakan.

Selain itu, mereka juga menyoroti proyek hilirisasi di sektor industri pertambangan yang disebut lebih besar menghadirkan mudarat ketimbang maslahat bagi masyarakat.

“Hilirisasi nikel tidak boleh menjadi alasan mengabaikan kehidupan masyarakat di sekitar tambang. Rakyat membutuhkan air bersih, akses pendidikan yang layak, serta lingkungan yang aman dan sehat,” ujar Muhammad Tamhier.

Terkait persoalan lingkungan, Muhammad Tamhier meminta agar pemerintah membuka dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) agar masyarakat mendapatkan penjelasan dan mengetahui dampak pertambangan terhadap ruang hidup mereka.

Tak hanya itu, massa juga turut menyoroti masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di Maluku Utara. Mereka menyebut seharusnya upaya mitigasi mestinya dilakukan oleh pemerintah.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara harus segera menangani masalah Karhutla, sekaligus melakukan pencegahan agar persoalan serupa tidak terus berulang,” jelasnya.

“Memperingati Sumpah Pemuda bukan sekadar mengulang sejarah persatuan, tetapi juga berani bersikap terhadap persoalan hari ini. Mahasiswa dan pemuda harus mengambil bagian dalam mengawasi kekuasaan dan memperjuangkan hak masyarakat,” tegasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright halmaheranesia
MENU