Ternate, HN – Lapak milik penjual bendera dan jersei Piala Dunia 2022 Qatar ditertibkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate karena dianggap mengganggu arus lalu lintas pengguna jalan.
Abdurrahman salah satu penjual menyebutkan, alasan penertiban ini karena pihaknya berjualan di badan jalan.
“Kami jualan di sini hanya sementara, ini juga karena momentum piala dunia jadi kami jualan di sini,” katanya.
Sekretaris Dishub Kota Ternate, Mochtar Hasyim, mengatakan ada sekitar 50 lapak yang ditertibkan. Mereka adalah pedagang musiman yang menjual bendera dan kaos tim piala dunia.
“Penertiban ini dalam rangka memperlancar arus lalu lintas di sepanjang Jalan Pahlawan Revolusi, karena mereka berjualan ini semakin mempersempit, selain itu ruang parkir kota yang sudah mulai berkurang,” ucapnya.
Menurutnya, lapak yang dibongkar ini untuk sementara dipindahkan ke bagian selatan Plaza Gamalama, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Kita juga mengerti kondisi ekonomi masyarakat usai Covid-19 ini, sehingga para penjual ini kita pindahkan di sebelah selatan dekat gedung Plaza Gamalama untuk sementara, sebab ini hanya di momentum Piala dunia saja.”
Ia berharap, dengan adanya penertiban ini bisa menimbulkan dampak positif dan akses lalu lintas bisa berjalan lancar.
“Sejauh ini belum mengetahui siapa yang memberikan izin sehingga pedagang berjualan di tempat tersebut. Pada prinsipnya pedagang ini tidak diberikan izin dari Dishub,” pungkasnya.





