Halmaheranesia – Benny Laos, calon gubernur Maluku Utara nomor urut 4, mengingat kembali perjuangan ibunya saat berkampanye di Desa Wayaloar, Obi Selatan, Halmahera Selatan.

Benny mengisahkan bagaimana ibunya berjuang sebagai penjahit dan penjual kue untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sementara ayahnya hanya memiliki toko kecil.

Saat menyampaikan orasi, Benny meneteskan air mata ketika menceritakan bagaimana ibunya mengandungnya selama delapan bulan di Wayaloar. Namun ia lahir di Ternate karena ibunya memerlukan perawatan medis.

“Saya membayangkan kehidupan mama saya begitu susah di sini. Makanya saya tidak pernah lupa dari mana saya berasal,” ungkap Benny, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Dalam kampanye, Benny berkomitmen untuk memperjuangkan isu-isu perempuan jika terpilih sebagai gubernur. Ia menyoroti pentingnya pemberian tunjangan bagi ibu lansia, ibu hamil, dan menyusui, serta fokus pada kesehatan dan pendidikan gratis.

“Saya ini orang kampung sini (Wayaloar), dan saya juga berawal dari orang yang hidup susah, makanya saya tidak bisa lihat ibu-ibu susah, jadi teringat ibu saya,” kata Benny.

Sebagai bentuk penghormatan, ia juga menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah orang tuanya yang pernah berada di desa tersebut, mengenang kembali masa lalu yang membentuk dirinya.

“Saya berjanji akan kembali ke Wayaloar setelah terpilih nanti,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *