Halmaheranesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengikut rapat koordinasi untuk persiapan pelantikan kepala daerah terpilih melalui zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Rapat koordinasi yang diikuti oleh jajaran Pemerintah Kota Tidore itu berlangsung di ruang rapat sekertaris daerah.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, mengatakan berdasarkan rekapitulasi Mahkamah Konstitusi (MK) ada sebanyak 296 daerah tidak memiliki gugatan, yang terdiri dari 21 provinsi, 225 kabupaten, dan 50 kota.
Sementara ada sebanyak 249 daerah yang menghadapi proses gugatan di MK dengan total sebanyak 311 perkara.
“Dari total daerah yang menggelar pilkada serentak 2024, sebanyak 54,31 persen tidak memiliki gugatan. Ini menunjukkan bahwa mayoritas hasil pilkada dapat diterima oleh para peserta,” kata Tito Karnavian, Senin, 3 Februari 2025.
Tito menjelaskan, Mahkamah Konstitusi telah menjadwalkan putusan dismissal yang akan diumumkan pada 4-5 Februari 2025, sehingga dengan keputusan tersebut akan menentukan daerah mana yang dapat segera melaksanakan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Selain itu, Tito menegaskan, sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto, kepala daerah yang terpilih agar secepatnya segera dilantik guna memberikan kepastian politik di daerah.
Ia menambahkan, percepatan pelantikan kepala daerah agar memastikan efektivitas jalannya pemerintahan, karena pelantikan tepat waktu akan mendukung kelancaran pelaksanaan APBD sesuai visi misi kepala daerah terpilih serta menghindari potensi instabilitas akibat transisi kepemimpinan.
“Pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih akan dilakukan secara serentak pada 20 Februari di Ibu Kota Nusantara (IKN). Namum, terdapat pengecualian seperti di Aceh, dimana pelantikan akan dilakukan oleh Mendagri atas nama presiden di hadapan Mahkamah Konstitusi Syariah,” jelas Tito.
Usai mengikuti rapat koordinasi, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Yakub Husain, mengatakan pemerintah daerah akan terus melakukan persiapan sehingga apapun yang menjadi arahan Presiden Prabowo dalam pelantikan nanti akan terlaksana dengan baik.
“Intinya kami menunggu arahan lebih lanjut untuk melakukan persiapan, karena segala administrasi yang menyangkut dengan persiapan pelantikan telah dipersiapkan oleh pihak DPRD Kota Tidore,” singkatnya.





