Halmaheranesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan secara resmi melepas 105 Calon Jamaah Haji (CJH) yang berlangsung di aula Nuku kantor wali kota, Rabu, 7 Mei 2025.
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, mengatakan haji adalah perjalanan yang penuh makna yang tidak hanya mengajarkan tentang kesabaran dan ketakwaan, tetapi juga tentang kebersamaan dan persaudaraan.
“Kami berharap selama berada di Tanah Suci, Bapak/Ibu dapat menjaga niat yang ikhlas, menjaga kesehatan, dan selalu mengikuti petunjuk yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW,” ungkap Ahmad Laiman.
Ia juga berpesan kepada para petugas yang akan mendampingi calon jamaah haji agar melaksanakan tugas sebaik-baiknya sehingga CJH dapat menjalankan ibadah dengan baik dan lancar.
“Kami juga menitipkan doa agar sampai di Tanah Suci jangan lupa mendoakan saya bersama Pak Wali Kota supaya memimpin daerah ini ke depan selalu sehat dan penuh amanah,” jelasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, Ibrahim Muhammad, mengatakan kuota haji Indonesia pada musim haji tahun 2025 ini sebanyak 221.000 jamaah.
Sementara untuk Provinsi Maluku Utara mendapat kuota haji sebanyak 1.067 calon jamaah.
Kuota tersebut ditetapkan sesuai keputusan pemerintah pusat yang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 2/KPTS/MU/2025 tertanggal 6 Januari 2025.
Ia menjelaskan, dari total kuota 1.067 calon jamaah, terdapat 54 lansia (lanjut usia) yang menjadi bagian dari prioritas haji tahun ini. Dengan tambahan kuota lansia, total jumlah calon jemaah haji untuk Maluku Utara adalah 1.067 orang.
“Jadi kuota jamaah haji Kota Tidore berjumlah 105 dengan rincian, laki-laki sebanyak 42 orang dan perempuan sebanyak 63 orang, dimana jamaah lanjut usia sebanyak 1 orang, pengganti tunda sebanyak 12 orang, dan pelimpahan nomor porsi sebanyak 3 orang,” jelas Ibrahim.
“Jumlah jamaah yang siap berangkat pada tahun ini adalah berjumlah 105 jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 13 bersama jamaah asal Kepulauan Sula, Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Utara, dan Kepulauan Taliabu,” pungkasnya.





