Halmaheranesia – Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola retribusi terutama Dinas Perhubungan (Dishub) memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025.
Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurahman Arsyad, mengatakan pihaknya tentu mendukung yang menjadi arahan wali kota, salah satunya terkait penarikan retribusi berbasis digital di sektor pelabuhan.
“Kami menilai terutama ada sumber pendapatan yang tercatat di setiap tahun paling banyak pada sektor perhubungan, di antaranya pintu masuk pelabuhan di sejumlah titik di Kota Tidore,” kata Abdurahman Arsyad, Senin, 16 Juni 2025.
Pihaknya mencermati ada beberapa titik pelabuhan yang masih lemah dalam pengawasan.
“Kami meminta serta berharap di pelaporan semester pertama ini, sebelum pemerintah daerah melakukan perkiraan atau capaian hasil semester dua. Minimal ada gambaran pendapatan agak signifikan dari tahun sebelumnya,” paparnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, sangat disayangkan kalau ada fasilitas yang sudah tersedia tetapi belum dimanfaatkan.
Sehingga itu, fasilitas pendukung seperti penagihan retribusi di pintu masuk pelabuhan berbasis digital secepatnya direalisasi.
“Karena setelah ini ada pembahasan, kami akan memanggil dinas terkait untuk meminta gambaran dari proses yang sudah mereka jalankan,” pungkasnya.





