Halmaheranesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengucurkan anggaran besar untuk merenovasi kembali empat bangunan situs sejarah di wilayah Kota Tidore.
Empat bangunan bersejarah itu di antaranya Kantor Gubernur Papua Irian Barat, Rumah Dinas Gubernur Iran Barat, Rumah Dinas Polresta, dan Pelabuhan Trikora.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, mengatakan pemerintah daerah perlu melakukan perbaikan struktur bangunan yang ada untuk memelihara nilai-nilai sejarah dari bangunan tersebut.
“Empat gedung bersejarah itu kan masuk sebagai cagar budaya jadi penting untuk ditata dan benahi kembali dengan tujuan melestarikan nilai-nilai penting sejarah yang ada di Kota Tidore,” ungkap Daud, Senin, 18 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, proses pekerjaan renovasi didapat dari dua sumber anggaran, yakni sebesar Rp 1 miliar dari APBD Kota Tidore Kepulauan, kemudian dari APBD Provinsi Maluku Utara senilai Rp 2 miliar lebih.
“Maka pekerjaan itu akan dibagi, pemerintah kota bertugas melakukan pekerjaan rehab infrastruktur isi bangunan, kemudian pemerintah provinsi menata tata ruang dimulai dari taman hingga pagar bangunan,” katanya.
Daud menuturkan, setelah proses pekerjaan perbaikan sudah selesai. Maka ke depan pemerintah daerah akan menyiapkan skema pemanfaatan sebagai tempat wisata baru.
“Yang jelas itu bakal dijadikan sebagai wisata cagar budaya agar menarik perhatian orang untuk berkunjung ke sana. Karena bukan hanya soal berwisata saja tapi memberikan informasi pengetahuan tentang jejak-jejak sejarah yang masih ada,” pungkasnya.





