Halmaheranesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan mengimbau warga yang bermukim di wilayah pengunungan agar tidak beraktivitas pada area yang mudah berpotensi terjadi longsoran.

Imbauan ini akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara, termasuk di Kota Tidore sejak dua pekan pada pertengahan Agustus 2025.

Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, mengatakan ada beberapa titik yang rentan mengalami longsor apabila terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Peristiwa tanah longsor itu pernah terjadi di Kelurahan Kalodi maupun Gurabunga beberapa bulan lalu, ketika hujan dengan durasi yang tinggi,” ungkapnya.

Sehingga itu, pihaknya berharap warga agar hendak berhati-hati apabila melintasi area ketinggian saat hujan deras. Sebab jalan yang dilintasi warga dua kelurahan itu berada pada posisi tebing yang cukup curam.

“Jadi kami mengingatkan agar warga tetap waspada saat melintas pada area tersebut, jangan sampai ada longsoran material tahan, bebatuan juga pepohonan yang tumbang,” paparnya.

“Kami akan terus memantau pergerakan cuaca dan saling berkomunikasi dengan stakeholder hingga masyarakat di tingkat kelurahan, apabila ada kejadian agar secepatnya bisa dilaporkan,” sambungnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada nelayan untuk sementara ini tidak melakukan aktivitas melaut. Para nelayan diminta harus memastikan kondisi cuaca ketika hendak melaut.

“Kami berharp masyarakat yang melakukan aktivitas melaut, maupun pengguna speedboat, hingga masyarakat tani agar tetap waspada. Apabila ada kejadian secepatnya melapor sehingga kami melakukan penindakan,” pungkasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *