Halmaheranesia – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Tidore Kepulauan pada Senin, 17 November 2025 menggelar rapat koordinasi desa yang bertajuk “Peran Pembangunan Desa”.

Kegiatan tersebut berlangsung di aula Sultan Nuku, kantor wali kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Plt Kepala DPMD Tidore, Iqbal Japono, menjelaskan ini merupakan sebuah inovasi untuk memperkuat sinergitas pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

“Kolaborasi memungkinkan terciptanya sinergitas dalam perencanaan dan pelaksanaan program, sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Iqbal, program “Gerbang Desa”  yang dirancang sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Ia menilai bahwa tantangan pembangunan desa semakin kompleks, sehingga membutuhkan pendekatan terpadu dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami berharap program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Iqbal.

Menurut dia, program “Gerbang Desa”  berfokus pada tiga pilar utama, yaitu pengembangan desa wisata, pengembangan desa perikanan, serta pengembangan desa pertanian dan pangan.

Ketiga pilar tersebut diharapkan dapat mengangkat potensi unggulan desa sekaligus meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam pembangunan yang lebih terarah.

“Jadi pelaksanaan program ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang mengacu pada peraturan pelaksanaan Undang-Undang Desa, RPJMD Kota Tidore Kepulauan, serta RENSTRA dan DPA Perubahan Dinas PMD pada tahun anggaran berjalan,” pungkasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *