Halmaheranesia – Ditpolairud Polda Maluku Utara menemukan dugaan kelalaian yang menyebabkan tenggelamnya kapal kayu di perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan.
Dalam insiden tersebut, kapal kayu yang menampung sebanyak 59 penumpang rute Babang – Pigaraja itu tenggelam akibat dihantam gelombang besar hingga membuat seorang balita berusia 2 tahun meninggal dunia.
Sementara satu korban penumpang bernama Dr Wildan yang merupakan seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) dinyatakan hilang setelah melewati pencarian selama hari ketujuh.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Malut, Kompol Riki saat dikonfirmasi mengaku, telah menemukan adanya dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pihak motoris kapal kayu.
Menurutnya, dari kejadian itu pihaknya mendapati terdapat ada kekurangan ketersediaan life jacket dan kapasitas penumpang yang terlalu banyak.
“Kasus ini sudah kami gelar dan naik ke penyidikan. Tentunya masih ada beberapa saksi lagi yang bakal diperiksa, termasuk petugas Syahbandar dan Dishub,” ujar Kompol Riki, Jumat, 30 Januari 2025.
“Yang pasti ada tersangka, sehingga kita lengkapi dulu bukti penyidikan,” jelasnya.





