Halmaheranesia – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya seluruh penumpang KM Nazila 05 dalam keadaan selamat setelah sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan antara Taliabu dan Bitung pada 30 Maret 2026.
“Kabar ini sangat melegakan. Kita semua ikut merasakan kecemasan yang dialami para penumpang dan keluarga mereka. Alhamdulillah, seluruh korban ditemukan selamat,” ujar Sherly.
Berdasarkan hasil verifikasi, jumlah penumpang yang berada di dalam kapal sebanyak 21 orang. Sebelumnya sempat beredar informasi jumlah penumpang mencapai 27 orang, namun enam di antaranya diketahui tidak jadi berlayar.
Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang bergerak cepat dalam proses pencarian dan penyelamatan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Basarnas, khususnya Kantor SAR Palu dan Kantor SAR Gorontalo, atas kerja cepat, sigap, dan terkoordinasi sehingga seluruh penumpang dapat ditemukan dengan selamat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi perhatian bersama, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kita harus lebih waspada. Saya mengimbau masyarakat, operator kapal, dan seluruh pihak terkait untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Keselamatan adalah yang utama,” tegas Sherly.
Imbauan tersebut sejalan dengan peringatan dini cuaca yang dikeluarkan pemerintah daerah, yang menyebutkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Maluku Utara pada periode akhir Maret hingga awal April 2026.
Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran, mengingat lokasi kejadian berada di perairan terbuka. Namun berkat koordinasi yang baik antarinstansi, seluruh penumpang KM Nazila 05 berhasil ditemukan dalam kondisi selamat





