Halmaheranesia – Pulau Batang Dua menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling parah akibat gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang Maluku Utara, Kamis, 2 April 2026.

Pemerintah Kota Ternate pun bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan bantuan dijadwalkan dikirim pada pukul 14.00 WIT. Hingga saat ini, pemerintah masih terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan warga.

“Batang Dua menjadi wilayah dengan kerusakan paling berat dibanding delapan kecamatan terdampak lainnya,” ujar Rizal.

Selain Batang Dua, kerusakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Mangga Dua, Gambesi, serta sebagian Kecamatan Ternate Utara.

Data sementara menunjukkan sejumlah rumah warga dan rumah ibadah mengalami kerusakan. Di Batang Dua, dua bangunan gereja dilaporkan rusak berat dan tiga lainnya mengalami rusak ringan.

Ia mengaku, pemerintah Kota Ternate juga telah membuka posko bencana di kantor bekas wali kota sebagai pusat pendataan. Warga terdampak diminta segera melaporkan kondisi kerusakan yang dialami.

Rizal mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Pemerintah terus berkoordinasi dengan BMKG Sultan Babullah Ternate untuk memantau perkembangan situasi pascagempa,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *