Halmaheranesia – Susu UHT (Ultra High Temperature) fresh milk atau susu murni sejumlah merek mulai sulit ditemukan di agen maupun beberapa toko pengecer di Kota Ternate.
Kelangkaan itu disebut sudah memasuki satu sampai dua pekan terakhir. Seperti diketahui susu UHT fresh milk biasa digunakan untuk pembuatan kue dan sering dipakai para pekerja barista di kedai kopi.
Nita, salah satu penjaga Toko Rizki, mengatakan dalam satu pekan terakhir, banyak konsumen atau pembeli yang datang ke toko mereka untuk mencari susu tersebut.
Nita mengaku tidak tahu persis penyebab sehingga susu UHT itu menjadi langka, khusus di beberapa toko di Ternate.
“Kalau stok satu Minggu terakhir memang lagi kosong, orang banyak yang cari, sekarang so (sudah) ada, tapi hanya ukuran kecil (250 mil), itu baru masuk tadi, yang ukuran besar memang tidak ada,” ucap Nita, Jumat, 24 April 2026.
Selain itu, Nita juga tidak tahu pasti stok susu tersebut diambil dari mana, karena semuanya diurus oleh pemilik toko atau bosnya sendiri.
Dandi, salah satu penjaga Toko Mutiara menyatakan stok susu tersebut sudah tidak ada semenjak dua pekan terakhir.
“Kalau torang (kami) cuma pengecer, torang so ambe susu itu di pihak ke tiga atau agen, kalau di agen kosong, berarti stok di sini juga kosong,” katanya.
Sementara itu, penjaga kasir di toko lainnya, yang tak mau namanya disebut, menegaskan bahwa susu UHT tersebut memang susah dicari.
Ia menduga, kelangkaan susu UHT karena kemungkinan besar dialihkan untuk kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Susu ini so susah cari semenjak dua Minggu terakhir, di torang ada cuma yang kecil, yang ukuran besar itu susah, silakan cari ke semua agen dan toko, so tara (tidak) ada,” ungkapnya.
Kelangkaan itu membuat sejumlah pelaku usaha sedikit kesulitan untuk mencarinya.
“Kami sangat bergantung susu itu untuk membuat kue. Apalagi susu UHT rasa coconut, yang besar susah dicari, sisa yang kecil saja, itu pun sulit dicari,” ujar salah satu pelaku usaha.





