Halmaheranesia – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT), pejabat administrasi, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) tertanggal 27 April 2026.
Pelantikan ini mengacu pada sejumlah SK, yakni Nomor 821.2/KEP/1361/2026 dan 821.2/KEP/1360 untuk JPT Pratama, SK Nomor 821.2/KEP/1362/2026 untuk pejabat administrasi, serta SK Nomor 821.2/KEP/1363/2026 untuk pejabat fungsional.
Dalam mutasi JPT Pratama (Eselon II.b), terdapat empat pejabat yang mengalami pergeseran jabatan. Muhlis S. Djumadil bergeser dari Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian.
Damis Basir yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kominfo dan Persandian kini menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
Sementara itu, Rukmini A. Rahman dipindahkan dari Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda menjadi Kepala Dinas Kebudayaan. Adapun Muslim Gani yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan kini dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda.
Selain pejabat eselon II, sejumlah pejabat administrasi eselon III.a juga turut dilantik, di antaranya Agus Fian Jambak, Mukhlis Abas, Apriadi A. Said, Moh. Faizal Badaruddin, Rajiah H. Armaiyn, Yunita Rachman, Nandi Naser, Muhammad Israk, dan Isman.
Untuk pejabat eselon III.b, nama-nama yang dilantik yakni Maria Mizawati S, Mimi Ummu Halimah Rahman, Nunela H. Syarbin, Ridwan Ali, Rosdiana Djauhar, Stesayun Adam, dan Lamadi Miala.
Sementara itu, pejabat fungsional yang dilantik yakni Nurnadani Sadar Alam, La Salhu, dan Muhammad Fahmi Iskandar Alam.
Tauhid menegaskan, pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat birokrasi yang adaptif dan profesional.
Ia menyebutkan proses mutasi, rotasi, dan promosi dilakukan berbasis uji kompetensi serta rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ia juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan jabatan masing-masing, menjaga profesionalisme, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Jabatan adalah amanah dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.





