Halmaheranesia — Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, H. Syamsuddin A. Kadir, secara resmi melepas 40 peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) lingkup pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Maluku Utara ini berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum di Ternate, Selasa, 28 April 2026.
Acara tersebut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Maluku Utara, Idrus Assegaf, para mentor, widyaiswara, pejabat struktural lingkup BPSDM, serta seluruh peserta PKA.
Dalam sambutannya, Syamsuddin menegaskan PKA bukan sekadar agenda rutin, melainkan proses strategis untuk menyiapkan aparatur sipil negara yang memiliki integritas, kompetensi, dan kemampuan manajerial dalam mengelola organisasi pemerintahan.
“Melalui PKA, kita membentuk pejabat administrator yang tidak hanya memahami tugas dan fungsi, tetapi juga mampu memimpin perubahan, mengelola konflik, serta membangun sinergi lintas sektor. Dengan demikian, birokrasi Maluku Utara akan semakin profesional, responsif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa aksi perubahan yang dihasilkan peserta harus memberikan dampak nyata, bukan sekadar menjadi dokumen administratif.
“Jangan hanya jadi tumpukan kertas. Jabatan administrator adalah simpul penting yang menerjemahkan kebijakan ke dalam implementasi nyata di lapangan,” tegasnya.
Ia berharap para peserta menjadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Provinsi Maluku Utara, Ika Agustina Sangaji, menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan PKA adalah mengembangkan kompetensi peserta guna memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan administrator.
“PKA diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari 36 orang dari Pemprov Maluku Utara, dua orang dari Kemendagri, serta masing-masing satu orang dari Pemda Halmahera Selatan dan Halmahera Utara, dengan total 105 jam pelatihan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan 15 peserta terbaik yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu peserta terbaik, aksi perubahan terbaik, dan majalah terbaik.
“Acara penutupan ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada peserta terbaik PKA Angkatan VIII oleh Sekda bersama Kepala BPSDM, didampingi widyaiswara. Kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis serta sesi foto bersama seluruh peserta,” pungkasnya.





