Halmaheranesia — Salah satu Calon Jamaah Haji (CJH) atas nama Latuwo Mappe Kulu (57) kini dinyatakan pulih dan siap diberangkatkan ke Tanah Suci setelah sempat tertunda akibat kondisi kesehatan.

Sebelumnya, jemaah tersebut menjalani perawatan di RS Prima Ternate, kemudian mengikuti pemeriksaan kesehatan lanjutan serta proses aktivasi nusuk. Berdasarkan hasil evaluasi medis, yang bersangkutan dinyatakan layak terbang dan akan bergabung dengan Kloter 20.

Keberangkatan dijadwalkan pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 14.50 WITA menuju Embarkasi Makassar, sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi atas penanganan cepat dan terpadu yang dilakukan oleh tim kesehatan. Menurutnya, hal ini mencerminkan komitmen dalam memberikan pelayanan optimal kepada seluruh jemaah haji.

Ia menegaskan, aspek kesehatan merupakan syarat utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Jemaah yang belum memenuhi standar kesehatan akan ditunda keberangkatannya hingga dinyatakan layak oleh tenaga medis.

Karena itu, Gubernur juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama berada di Arab Saudi, termasuk memperhatikan asupan makanan, kecukupan cairan, serta rutin berkonsultasi dengan petugas kesehatan.

Selain itu, jemaah diharapkan menjaga nama baik daerah dan saling membantu, terutama kepada jemaah lanjut usia. Sebagai bagian dari keberangkatan jemaah susulan, doa turut dipanjatkan agar seluruh proses ibadah berjalan lancar.

“Semoga seluruh jemaah, termasuk yang berangkat susulan, diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih haji yang mabrur,” ujar Gubernur.

Gubernur Maluku Utara juga menyampaikan terima kasih kepada tim dokter dan tenaga kesehatan PPIHD Malut serta PPIH Embarkasi Makassar yang telah melakukan pemantauan dan pendampingan secara intensif.

“Kami berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan baik dan kembali ke Maluku Utara dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *