Halmaheranesia — Bupati Pulau Morotai memberikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan operator data atas kerja keras serta dedikasi mereka dalam mendukung program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulau Morotai.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Media Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pulau Morotai, Iwan Muraji, usai mengikuti rapat bersama Bupati Pulau Morotai, pimpinan OPD, dan para operator data, Jumat (30/5/2026).

Menurut Iwan, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja maksimal sehingga Kabupaten Pulau Morotai berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu kabupaten terbaik dalam penanggulangan kemiskinan dan stunting.

“Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah bekerja keras dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan stunting di Kabupaten Pulau Morotai,” ujarnya.

Iwan mengatakan, Bupati juga memberikan apresiasi kepada para operator data yang terus bekerja menginput dan memperbarui data realisasi program, sehingga seluruh capaian daerah dapat terdokumentasi dan terukur dengan baik.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan program, hingga pelaporan data yang dilakukan secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kinerja aparatur, Bupati juga menegaskan akan memberikan penghargaan kepada para operator data yang selama ini berperan aktif mendukung pencapaian indikator pembangunan daerah.

“Sebagaimana komitmen yang telah disampaikan sebelumnya terkait penerapan reward dan punishment, maka atas capaian ini para operator data akan diberikan reward berupa penambahan insentif, sementara pimpinan OPD akan diberikan tambahan tunjangan beban kerja data pada masing-masing OPD,” kata Iwan.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kontribusi operator data dalam mendukung keberhasilan Kabupaten Pulau Morotai meraih prestasi di tingkat nasional. Namun, Bupati menegaskan bahwa sanksi atau punishment juga akan diberikan kepada pimpinan OPD dan operator yang kinerjanya menurun.

Lebih lanjut, Bupati berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih.

“Reward ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah sekaligus penyemangat bagi para operator agar semakin optimal dalam bekerja mendukung berbagai target pembangunan yang saat ini masih berjalan, seperti inovasi daerah, pengendalian inflasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta berbagai indikator kinerja lainnya,” lanjut Iwan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, menjelaskan bahwa capaian daerah dalam pengendalian kemiskinan dan penurunan stunting menunjukkan hasil yang sangat positif.

Berdasarkan data yang ada, tingkat kemiskinan nasional berada pada angka sekitar 6,5 persen, sementara Kabupaten Pulau Morotai mampu mengendalikan angka kemiskinan hingga berada pada kisaran 4 persen.

Selain itu, angka stunting Kabupaten Pulau Morotai saat ini tercatat sebesar 17,7 persen, yang menunjukkan keberhasilan berbagai program intervensi yang dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Umar Ali, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh OPD, tenaga kesehatan, pemerintah desa, operator data, dan masyarakat yang selama ini terus bersinergi mendukung program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.

Ia menegaskan, penghargaan yang diterima Kabupaten Pulau Morotai menjadi bukti nyata bahwa kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, seluruh OPD diharapkan terus mempertahankan semangat kerja, meningkatkan inovasi, dan memperkuat kolaborasi guna mencapai target-target pembangunan daerah yang masih berjalan,” pungkasnya.

Bagikan:

Risaldi S.

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *