Halmaheranesia – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Fish Gate 1 dilaporkan hilang saat memancing menggunakan perahu pakura di perairan Desa Patlean, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa informasi mengenai kondisi yang membahayakan jiwa manusia tersebut diterima Basarnas Ternate dari rekan korban.

Menurut Ferdinando, rekan korban menjelaskan bahwa kejadian bermula pada 22 Juni 2026 sekitar pukul 22.00 WIT. Saat itu, KM Fish Gate 1 dengan 12 orang ABK sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di perairan sekitar Desa Patlean.

“Pada saat kejadian, kondisi cuaca di sekitar lokasi mengalami angin kencang sehingga kapal mengambil tindakan berlindung dengan mengikat kapal pada ponton,” ujar Ferdinando, Kamis, 25 Juni 2026.

Ia menambahkan, seluruh ABK telah diperintahkan untuk naik ke atas kapal. Namun, salah satu ABK bernama Saban Itinsa Ansar (37) tetap memaksa turun menggunakan perahu pakura untuk melanjutkan aktivitas memancing sekitar satu mil laut dari posisi kapal.

“Selanjutnya, perahu pakura milik korban sudah tidak terlihat lagi oleh rekan-rekannya. Upaya pencarian telah dilakukan oleh kru KM Fish Gate 1 di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Namun, hingga saat ini korban belum ditemukan. Pihak kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate untuk meminta bantuan SAR.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada 24 Juni 2026 pukul 07.30 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo dikerahkan menuju Last Known Position (LKP) menggunakan RIB 3 Tobelo untuk melaksanakan pencarian terhadap korban,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut antara lain Pos SAR Tobelo, Pos Polair Polda Maluku Utara, Pos AL Tobelo, serta kru KM Fish Gate 1.

Bagikan:

Andri R. Mansur

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *